Tampilkan postingan dengan label Tanaman Jagung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tanaman Jagung. Tampilkan semua postingan

Panduan Lengkap Bertani Jagung Manis

PANDUAN MENANAM JAGUNG 

PENDAHULUAN

Hibrid telah lama digunakan di dalam tanaman jagung. Terdapat tiga kategori hibrid yang biasa digunakan dalam pengeluaran komersial jagung. Keistimewaan dan kelebihan yang diperolehi dari varieti-varieti hibrid telah lama terbukti, dimana hibrid berupaya memberikan mana-mana varieti pendebungaan terbuka, atau komposit jika diberikan persekitaran yang baik. 

Diantara kelebihan penggunaan varieti hibrid ialah:-
Hasil yang tinggi serta keseragaman sifat pokok yang tinggi terutama pada saiz tongkolnya.
Kebanyakan hibrid komersial berbunga serta matang lebih awal dari varieti komposit.
Walaupun berhasil tinggi, pada amnya pokoknya adalah elbih kecil dan rendah.

Beberapa perkara penting harus difahami dan diteliti jika varieti hibrid digunakan untuk pengeluaran, diantaranya ialah:-
Varieti hibrid perlu dibeli biji benihnya untuk setiap kali penanaman. Jangan sekali-kali menggunakan biji benih yang dihasilkan dari penanaman lepas untuk penanaman seterusnya, walaupun telah dipilih. Ini adalah kerana kandungan genetik dalam varieti tersebut berubah akibat dari proses penginbredan, menyebabkan penurunan hasil yang mendadak jika digunakan juga.

Harga jualan biji benihnya adalah lebih tinggi sedikit dari varieti pendebungaan terbuka. 

Beli beji benih dari penjual / pengedar yang berdaftar agar varieti yang digunakan dapat dipastikan ketulenannya.

Pastikan varieti-varieti dengan gen pengawal kemanisannya berlainan tidak ditanam dalam satu kawasan secara serentak. Bercampuran dalam pendebungaannya akan mengakibatkan pembentukan bijian yang rendah kemanisannya. Keadaan ini sama untuk jagung yang ditanam berdekatan (ladang lain yang berhampiran) dan tidak kira samada varieti yang ditanam varieti komposit atau hibrid. 

http://pertanianilmu.blogspot.com/

JAGUNG MANIS "IMPROVED MASMADU"

Nama Botani : Zea mays
Famili : Gramineae

Jagung manis adalah diantara tanaman jangka pendek yang popular di kalangan pekebun kecil. Beberapa varieti jagung manis telah diperkenal. Diantaranya ialah Thai Supersweet, Manis Madu dan Masmadu.

VARIETI:

· Thai Supersweet 
Mempunyai warna tongkol yang berbeza-beza daripada kuning muda hingga jingga. Warna endosperm kuning ke oren, bilangan barisan 12-16, panjang tongkol 15 sm, tempoh pengeluaran jambak bunga betina (50%) 59 hari, potensi pengeluaran 30,000 tongkol/hektar, rasa manis.


· Manis Madu
Warna endosperm kuning putih ke kuningan, bilangan barisan 12-16, panjang 15 sm. Tempoh pengeluaran jambak bunga betina (50%) 59 hari, potensi pengeluaran 30,000 tongkol/hektar, rasas manis.

· Mas Madu
Mempunyai tongkol yang manis seperti madu serta lebih manis daripada Manis Madu. Warna ensperm kuning emas ke oren, bilangan barisan setongkol 14, panjang tongkol 14-18 sm, tempoh pengeluaran bunga betina 45-50 hari, potensi pengeluaran 30,000 tongkol/hektar. Tongkolnya juga lebih besar. Rasanya manis, bagaimanapun warna tongkol varieti Masmadu yang kuning keemasan kurang digemari. Pengguna lebih gemar jagung manis yang berwarna kuning muda (pucat).

Satu program pembiabakaan telah dijalankan untuk membaiki warna tongkol varieti Masmadu. Hasilnya, satu varieti baru yang tongkolnya berwarna kuning muda telah ditemui. Varieti ini dinamakan "Improved Masmadu".

PENANAMAN

· Penyediaan Tanah
Jagung manis boleh ditanam di kebanyakan kawasan di negara ini. Tanah yang tidak terlalu masam (pH 5.5-6.5) dan mempunyai saliran yang baik adalah sesuai untuk tanaman ini. Bajak dan gemburkan tanah sedalam 15 hingga 25 cm. Tabur dengan kapur sekiranya pH tanah didapati rendah. Biasanya sebanyak 2.5 tan metrik kapur bagi setiap hektar kawasan adalah memadai. Kapur hendaklah digaul ke dalam tanah. Sekiranya penanaman dijalankan berterusan adalah disyorkan supaya kapur ditabur setahun sekali pada kadar 1 tan metrik sehektar setahun. Bagi tanah-tanah yang mudah terendam air batas perlulah dibuat.

· Keperluan Biji Benih
Biji benih sebanyak 10 kg diperlukan bagi setiap hektar kawasan. Seperti menanam jagung manis lain, petani-petani disyorkan supaya mendapat bekalan biji benih jagung Supersweet Kuning daripada pembekal-pembekal yang sah seperti Jabatan Pertanian. Petani-petani juga dinasihatkan supaya mendapatkan benih-benih baru setiap kali menanam.

· Menanam
Rendam biji benih dalam air biasa selama 1 jam untuk memudahkan percambahan. Biji benih kemudian digaul dengan racun kulat seperti thiram dan terus di tanam ke ladang. Gunakan tali yang telah ditanda dengan jarak tanaman yang disyorkan untuk memudahkan kerja menanam. Buat lubang untuk biji benih dengan menggunakan tugal. Masuk 1 atau 2 biji benih dan tambus.

· Pengairan
Sistem renjis boleh digunakan. Sekiranya bergantung kepada air hujan, rancangkan supaya masa penanaman adalah bertepatan dengan musim hujan setempat.

· Pembajaan
Baja sebatian 15:15:15 sebanyak 400 kg digunakan sebagai baja asas. Baja tambahan sebanyak 130 kg urea ditabur 30-35 hari selepas menanam.

· Kawalan Rumpai
Kawalan rumpai pada peringkat awal pertumbuhan adalah sangat penting. Racun pracambah seperti Atrazine digunakan sebaik sahaja baja asas dibubuh. Rumpai yang tumbuh, kemudiannnya boleh dikawal secara manual.

Cara Mengatasi Penyakit Bulai Pada Tanaman Jagung

Salam pertanian. Para petani tanaman jagung sering dibuat gelisah oleh adanya serangan penyakit bulai pada tanamannya. Beberapa cara pengendalian telah dilakukan namun sepertinya tidak membuahkan hasil yang maksimal. Sebenarnya bagaimanakah penyakit bulai ini?

Sebelum kita membahas tentang pengendalian penyakit bulai pada tanaman jagung sebaiknya kita ketahui dulu gejala dan penyebab penyakit ini.

Gejala penyakit bulai di tanaman jagung diantaranya:


  • Ada bercak berwarna klorotik memanjang searah tulang daun dengan batas yang jelas
  • Adanya tepung berwarna putih pada bercak tersebut (terlihat lebih jelas saat pagi hari) 
  • Daun yang terkena bercak menjadi sempit dan kaku
  • Tanaman menjadi terhambat petumbuhannya bahkan bisa tak bertongkol
  • Tanaman muda yang terserang biasanya akan mati (umur tanaman dibawah 1 bulan)
  • Kadang-kadang terbentuk anakan yang banyak, daun menggulung dan terpuntir

http://pertanianilmu.blogspot.com/
Penyakit Bulai Pada Jagung

Penyakit bulai pada tanaman jagung bisa disebabkan oleh beberapa jamur diantaranya Peronosclerospora maydis, P.philippinensis, P.sorghi, P. sacchari, P.spontanea, P.miscanthi, P. heteropogoni, P.Sclerophthora macrospora, S.raissiae var zeae dan Sclerospora graminicola.

Pengendalian yang perlu dilakukan untuk mengendalikan penyakit ini antara lain:


  • Tidak menanam jagung didaerah dingin dan lembab
  • Gunakan varietas tahan
  • Penggunaan fungisida berbahan aktif metalaksil
  • Tanam serempak
  • Pergiliran tanaman beda famili
  • Mencabut dan membakar tanaman jagung yang terserang bulai.

CARA PEMUPUKAN PADA TANAMAN JAGUNG

PEMUPUKAN PADA JAGUNG

1. Pendahuluan

Tanah sebagai media tumbuh tidak selamanya mampu mencukupi kebutuhan hara yang diperlukan tanaman. Ketidakmampuan tanah untuk menyediakan unsur hara salah satunya dapat disebabkan oleh penanaman yang sama secara terus menerus pada lahan yang sama dan sisa-sisa hasil panen jarang sekali dikembalikan pada lahan tersebut. Kadang-kadang petani juga kurang melakukan pemupukan dalam melakukan usaha taninya. Pemupukan dengan pupuk anorganik merupakan salah satu cara untuk menambah unsur hara ke dalam tanah, sehingga tanah mampu mensuplai unsur hara yang dibutuhkan tanaman untuk pertumbuhan dan perkembangan.

Jumlah pupuk yang seharusnya diberikan pada tanaman berbeda-beda disetiap tempat. Oleh karena itu, usah penentuan dosis pupuk merupakan suatu langkah untuk mencapai tingkat efisiensi pemupukan. Selain itu, bertujuan menghindari pemberian berlebihan yang justru dapat merugikan.

Tanaman jagung tidak hanya membutuhkan nitrogen, tetapi juga unsur lainnya seperti phosphate dan kalium. Setiap fase pertumbuhan tanaman dibutuhkan sejumlah nutrisi tertentu bagi pertumbuhan optimumnya. Pengambilan unsur hara selama periode pertumbuhan suatu tanaman tidaklah sama banyaknya, hal ini bergantung pada tingkat pertumbuhan tanaman tersebut. Kebutuhan unsur hara pada tanaman jagung paling banyak kira-kira 10 hari sebelum keluar malai sampai dengan 25-30 hari setelah keluar malai.


2. Tujuan

Praktikum ini bertujuan untuk:

1. Mempelajari macam pupuk anorganic

2. Kandungan dan formulasinya

3. Menghitung kebutuhan pupuk

4. Teknik aplikasi pada budidaya tanaman jagung manis


3. Metode

3. 1 Penghitungan kebutuhan pupuk tanaman jagung manis. 

Rekomendasi kebutuhan pupuk anorganik untuk jagung manis adalah urea dengan dosis 300 kg/ha, SP-18 adalah 400 kg/ha, KCl 100 kg/ha.

Hitunglah kebutuhan pupuk anorganik pertanaman apabila diasumsikan lahan yang terpakai untuk luasan drainase dan jalan ± 12,5 %.

Untuk SP-18 dan KCl diberikan sekaligus bersamaan dengan penanaman. Sedangkan pupuk urea diberikan 3 kali (bersamaan tanam 1/3 dosis) sisanya pada 21 hst dan 42 hst.

1. Kebutuhan pupuk urea per tanaman…gram

2. Kebutuhan pupuk SP-18 per tanaman…gram

3. Kebutuhan pupuk KCl per tanaman…gram

Hitung pula kebutuhan unsur N,P2O5 dan K2O pertanaman apabila digunakan dosis anjuran per hektar seperti yang tertera di atas.

1. Kebutuhan N per tanaman…gram.

2. Kebutuhan P2O5 per tanaman…gram

3. Kebutuhan K2O per tanaman…gram

a. Jika pupuk yang tersedia adalah pupuk majemuk NPK 100 kg dengan kadar 15:15:15, dan dosis pupuk yang digunakan mengacu pada dosis anjuran yang tersebut di atas. Maka, hitunglah apakah persediaan pupuk majemuk tersebut cukup untuk memupuk jagung manis pada lahan seluas 1 ha? Jika kurang, berapa pupuk tunggal (Urea, SP-18, dan KCl) yang harus ditambahkan?

b. Selain ditanam di lahan, jagung manis juga bisa ditanam di polybag volume 5 kg. Dengan mengacu pada dosis anjuran yang tersebut di atas, hitunglah:

1. Kebutuhan pupuk Urea per polybag…gram

2. Kebutuhan pupuk SP-18 per polybag…gram

Kenutuhan pupuk KCl per polybag…gram